Selamat Datang Di "JAMUR ORGANIK JEPARA" Semoga Semua Isi Artikel Ini Membantu Anda Untuk Bisnis Jamur

Kripik Jamur Tiram Dan Jamur Kuping

Posted by yus saputra Kamis, 22 Mei 2014 0 komentar
Kripik Jamur Tiram
(Original)

Kripik Jamur Kuping
(Original)

 Silahkan Order Sekarang.!!




Netto: 100g/pack

Harga: Rp 8.000,-
Reseller: Rp 7.000,- (Minimal order 10kg, Belum termasuk ongkos kirim)

Kripik Jamur Tiram
(Super Pedas)

Proses Packing
Kripik Jamur Tiram
(Balado)


Baca Selengkapnya ....

Mengenal "Si Putih"

Posted by yus saputra Senin, 17 Maret 2014 0 komentar
Jamur merupakan tumbuhan yang banyak di jumpai di nusantara ini, jamur dapat tumbuh bebas dibatang kayu atau sampah organik. 
Selain memiliki rasa yang enak jamur juga mengandung kasiat yang luar biasa.
Para ilmuan mengakui jika kandungan jamur dipercaya dapat menurunkan gula darah dan kolesterol, mencegah tumor dan kanker, menetralisir racun, mencegah radang usus, dan menurunkan tekanan darah serta antikarsinogen.
Bahkan, penelitian terakhir dari prancis dan china membuktikan bahwa jamur dapat membunuh virus HIV. 


A. Struktur Tubuh Jamur

Jamur merupakan organisme multiseluler atau bersel banyak yang memiliki perbedaan dengan organisme lain dalam hal struktur tubuh, habitat, cara makan, dan reproduksi. Tubuh jamur tersusun atas komponen dasar berupa Hifa yang berbentuk seperti benang halus dan panjang, tersusun dari dinding berbentuk pipa, bahkan kadang-kadang bercabang.

Dinding ini menyelubungi membran plasma dan sitoplasma hifa yang mengandung Organel eukariotik. Sebagian besar hifa di batasi oleh dinding melintang yang disebut Septa. 
Septa memiliki pori besar yang cukup untuk di lewati ribosom, mitokondria, dan inti sel yang mengalir dari sel ke sel.

Hifa pada jamur. Berbentuk seperti benang halus. 

Selanjutnya, Kumpulan hifa tersebut membentuk miselium yang menyusun tubuh buah. Bentuknya seperti gumpalan-gumpalan kecil. Semakin lama, gumpalan tersebut akan bertambah besar dan membentuk bulatan yang disebut Primordium atau Calon tubuh buah jamur. Namun, bentuk primordia jamur beragam, tergantung dari jenis jamurnya. Ada yang berbentuk seperti payung, lembaran-lembaran atau bulat.

Calon tubuh buah jamur kayu


 B. Habitat Dan Cara Makan Jamur

Jamur dapat hidup diberbagai lingkungan dan bersimbiosis dengan banyak organisme. Sebagian besar jamur hidup di darat, tetapi ada juga jamur yang hidup di air dan berasosiasi dengan organisme air. Jamur yang hidup di air umumnya bersifat parasit. Kebanyakan dari kelas Oomycetes.

Semua jenis jamur umumnya tidak dapt menghasilkan makanan sendiri (heterotrof).
Jamur mendapatkan makanan dengan cara menyerap zat organik dari tumbuhan atau benda lain melalui hifa dan miselium, kemudian menyimpannya dalam bentuk glikogen

Habitat jamur alam

C. Pertumbuhan Dan Reproduksi Jamur

Umumnya, perkembangan jamur dibagi menjadi dua yakni aseksual dan seksual

a. Tahap Aseksual
Tahap aseksual berarti perkembangan miselim melalui tiga tahapan
1. Miselium primer, Yaitu miselium yang hanya memiliki satu inti. Miseliu ini tumbuh dari perkecambahan basidiospora
2. Miselium skunder, Yaitu miselium terbentuk dari penggabungan dua miselium primer dengan tipe berbeda.
3. Miselium tersier, Yaitu miselium yang terbentuk dari tubuh buah terutama dari jaringan seperti tudung, tangkai atau lamela. tahap perkembangan ini biasa terjadi pada jamur shitake

b. Tahap seksual
Reproduksi jamur secara seksual biasa terjadi melalui kontak gametagium dan konjugasi.
Perbanyakan jamur secara seksual memakan waktu yang cukup lama, sehingga tidak efektif jika digunakan dalam budidaya jamur komersial.

D. Jenis-jenis Jamur Konsumsi

a. Jamur kayu
Jamur kayu merupakan jamur yang media tumbuhnya berasal dari kayu, baik kayu gelondongan, serpihan kayu, maupun serbuk gergaji. Di alam bebas, jamur kayu banyak dijumpai di batang kayu yang lapuk atau di pangkal-pangkal pohon. Kini, melalui sentuhan teknologi pertanian, jamur kayu dapat di budidayakan di sembarang tempat.
Jenis jamur kayu yang dapat dikonsusmsi adalah Jamur tiram, Jamur kuping, Jamur lingzhi, Dan jamur shitake.

Jamur kayu

b. Jamur kompos
Jamur kompos merupakan sebutan bagi jamur yang tumbuh di media limbah organik yang mengandung lignoselulosa seperti jerami, limbah kapas atau ampas aren. Jenis jamur kompos yang dapat dikonsumsi adalah jamur merang dan jamur kancing (champignon).

Jamur kompos

c. Jamur berkasiat obat
Di luar jenis jamur kayu dan jamur kompos, ada juga kelompok jamur yang di khususkan untuk obat.

1. Jamur maitake
Sering disebut sebagai jamur menari atau jamur awan
Jamur ini dipercaya mampu menyembuhkan penyakit kanker dan memperbaiki fungsi kekebalan tubuh, menurunkan tekanan darah, mengurangi kadar gula, dan menurunkan kolesterol.
Selain itu, jamur maitake juga terbukti mampu menghambat pertumbuhan sarcoma-180 penyebab HIV dalam tiga puluh lima hari.

2. Jamur lingzhi
Jamur lingzhi (ganoderma lucidum) sudah dikenal sejak zaman dulu sebagai obat. Terutama di negara-negara asia timur seperti korea, china, dan jepang.
Kandungan yang terdapat didalamnya dipercaya mampu menjaga kebugaran dan kesehatan tubuh, Menghambat pengaruh karsinogen penyebab kanker atau tumor dan mempertahankan keawetan organ-organ tubuh dan juga sebagai pencuci racun, memulihgkan sistem kerja tubuh serta menguatkan fungsi dan kerja tubuh

Jamur obat

AWAS.....!!!
Jamur racun, teliti sebelum mengkonsumsi

Selain memiliki banyak manfaat, ternyata ada jenis jamur yang mengandung racun. Jika sampai tertelan, racun ini dapat merusak fungsi organ, bahkan menyebabkan kematian.

Ciri-ciri Jamur Beracun
1. Warna tubuh buah berfariasi, dari merah darah, kuning terang, orange hingga putih pucat.
2. Biasanya memiliki cincin atau cawan pada pangkal batangnya.
3. mengeluarkan bau amoniak, seperti telur busuk.
4. Jika dipotong dengan pisau stainlessteel akan meninggalkan bekas hitam atau biru pada pisau.
5. Jika di masak fisik jamur berubah jadi gelap.

Baca Selengkapnya ....

Proses Pembuatan Jamur

Posted by yus saputra Jumat, 14 Maret 2014 0 komentar

1. Persiapan Bahan

Bahan yang diperlukan untuk membuat media tumbuh jamur antara lain
a. Bibit Tebar (F3)
b. Serbuk Gergaji
c. Dedak (Bekatul)
d. Kapur
e. Glukosa
f. Kalsium
g. Gipsum
h. Pupuk cair
i. Air

2. Persiapan Mixing (Fermentasi)

Siapkan bahan-bahan tersebut diatas dengan komposisi serbuk gergaji (100kg), Dedak (20kg), Kapur (5kg), Glukosa (500ml), Kalsium (0,5kg), Gipsum (2kg), Pupuk cair (200ml), Air (150 L).

 3. Proses Mixing (Fermentasi)

Campur bahan-bahan tersebut sedemikian rupa sampai merata. setelah itu diayak untuk menghilangkan potongan kayu atau serat yang ikut tercampur. Adapun pengayaan dilakukan terakhir untuk membuat campuran lebih merata.

4. Packing (Pengemasan)

Packing jamur menggunakan plastik ukuran 20x35x05 atau 18x35x0,5.


 5. Pengepresan (Pemadatan)

Pemadatan dilakukan untuk menghasilkan Baglog (Sebutan untuk media jamur) yang berkualitas dan tahan lama.
 6. Steaming (Sterilisasi)

Sterilisasi dilakukan dengan tujuan untuk membunuh hama dan mikroba serta jamur-jamur liar sebelum dilakukan pembibitan. Adapun steaming dilakukan selama 6-8 jam.
 7. Inokulasi (Pembibitan)

Pembibitan dilakukan setelah lebih dari 20 jam dari steaming (media sudah dingin)
Pembibitan dilakukan didalam ruangan tertutup yang disterilisasi terlebih dahulu.
 8. Inkubasi 

Inkubasi dilakukan kurang lebih 2 minggu setelah pembibitan.
9. Penataan Dalam Rak

Baglog yang miseliumnya (Warna putih) sudah lebih dari 50% siap ditaruh didalam rak.
10. Pertumbuhan Jamur

Baglog yang sudah berumur 1,5 bulan akan mulai tumbuh buah jamur untuk jamur tiram. Masa tumbuh jamur 3 hari setelah pinhead muncul siap untuk dipanen.
 Sedangkan  untuk jamur kuping akan mulai tumbuh jamur kurang lebih berumur 2 minggu dan masa panen kurang lebih 10 hari dari pinhead.










Baca Selengkapnya ....

Kandungan Gizi Jamur

Posted by yus saputra Kamis, 13 Maret 2014 0 komentar
Jamur merupakan sumber makanan yang memiliki nilai gizi tinggi. kandungan lemak yang rendah menyebabkan jamur layak untuk dikonsumsi, apalagi untuk orang yang melakukan diet. kandungan nutrisi pada jamur tidak hanya vitamin, tapi juga memiliki kandungan mineral yang dibutuhkan tubuh, seperti kalium, kalsium, natrium, fosfor, besi, dan magnesium. selain itu, serat pada jamur juga cukup tinggi, yakni berkisar 7,4 sampai 27,6 %
Berikut perincian kandungan gizi dari beberapa jenis jamur konsusmsi.


Tabel 1. Kandungan Zat Gizi (Gram Per 100 Gram)

NO
Jenis
Protein
Lemak
Karbohidrat
1.
Jamur Tiram
27
1,6
58
2.
Jamur Kuping
8,4
0,5
82,8
3.
Jamur Shitake
17,5
4,9
78
4.
Jamur Kancing
23,9
1,7
62,5
5.
Jamur Merang
25,9
0,3
4







Tabel 2. Kandungan Asam Lemak (% Asam Lemak Per Berat Kering)

No
Jenis
Jenuh
Tak Jenuh
1.
Jamur Kancing
19,5
80,5
2.
Jamur Kuping
25,8
74,2
3.
Jamur Shitake
19,9
80,1
4.
Jamur Tiram
20,7
79,3
  5.
Jamur Merang
14,6
85,4

Baca Selengkapnya ....

Panen "JAMUR ORGANIK JEPARA"

Posted by yus saputra 0 komentar
Pada waktu panen, langkah pertama yang perlu dilakukan adalah menampung hasil panen jamur tersebut didalam wadah yang bersih. Jamur yang telah di panen dipotong sebagian batangnya sampai bersih. jangan sekali-kali membasuh atau mencuci jamur tersebut dengan air karena jamur bisa layu dan membusuk. setelah di bersihkan, jamur dapat langsung dikemas dan di pasarkan.










Baca Selengkapnya ....

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Buat Email | Copyright of Jamur Organik Jepara.

Bisnis Jamur

Bisnis Jamur
Bisnis Pertanian Yang Menguntungkan

Budidaya

Budidaya

Penyaringan

Penyaringan
Penyaringan Grajen

Produksi

Produksi
Proses pengemasan

Loading Steam

Loading Steam
Pengisian Steam

Steam

Steam
Proses Penyeteaman

Inokulasi

Inokulasi
Proses pembibitan log

Pembibitan

Pembibitan
Proses Pembibitan